Saat Dua Luka Bertemu ( Two Broken Souls, One Healing Love)

Saat Dua Luka Bertemu ( Two Broken Souls, One Healing Love)

  • WpView
    Reads 230
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 1, 2026
Mereka tidak sedang mencari cinta. Mereka hanya ingin pulang *** Ivanna dan Davian adalah dua remaja yang sama-sama terbiasa menahan air mata. Rumah Ivanna selalu dipenuhi pertengkaran. Tidak ada pelukan, tidak ada tempat untuk bercerita. Sementara Davian sudah berhenti percaya pada cinta sejak ibunya pergi, meninggalkannya bersama ayah yang keras dan dingin. Mereka bertemu bukan sebagai dua orang jatuh cinta, tetapi sebagai dua orang yang sama-sama patah. Davian melihat air mata yang berusaha Ivanna sembunyikan. Ivanna melihat kesepian yang Davian tutupi dengan sikap dingin. Namun, ketika keluarga, sekolah dan luka mulai menekan, hubungan ini di uji. Apakah dua jiwa yang retak bisa menjadi rumah untuk satu sama lain? Atau justru mereka akan saling menyakiti saat mencoba bertahan? Ini bukan tentang menyelamatkan. Ini tentang menemukan keberanian untuk sembuh ... bersama.
All Rights Reserved
#115
romansaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ael
  • True Love Proposal
  • Under The Heels
  • Penjaga Hati
  • Wedding Planner
  • Go Back | Youngk DAY6
  • Our Sunset | Yeonseok x Soobin
  • The Guards : Survive in The World
  • GRAY EMBROIDERY THREAD (on going)
  • NABASTALA
Ael

Tentang sesuatu yang datang dari laut... Aku bertemu dengannya saat berusia tujuh tahun. Ia tidak memiliki nama. Tidak memiliki suara. Tapi sejak saat itu, ia menjadi bagian dari hidupku. Aku tidak tahu sejak kapan perasaan itu berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Yang aku tahu, aku jatuh cinta padanya. Ael, makhluk misterius yang terdampar di pesisir pantai. Di antara ombak, rahasia, dan waktu yang terus berjalan, aku perlahan menyadari bahwa tidak semua yang datang, ditakdirkan untuk tinggal. ~On Going Every Sunday 🌞

More details
WpActionLinkContent Guidelines