Dunia kecil wenlang dan shaoyou

Dunia kecil wenlang dan shaoyou

  • WpView
    Reads 3,107
  • WpVote
    Votes 315
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 30, 2025
Wenlang dan Shaoyou tidak pernah membayangkan bahwa hidup mereka akan berubah sejak dua malaikat kecil hadir: Gaotu dan Huayong. Di balik pagi yang penuh pelukan, sarapan hangat, dan ciuman kecil yang mencuri-curi waktu, mereka membangun rumah sederhana yang dipenuhi tawa. Cerita ini mengikuti keseharian keluarga kecil Wenlang-Shaoyou. Dua ayah yang saling mencintai, dua anak yang menghidupkan dunia mereka, dan hari-hari lembut yang diisi kebahagiaan sederhana-dari pelukan pagi hingga kebersamaan menjelang malam. Tidak ada drama besar... Tidak ada luka mendalam... Hanya cinta, tawa, dan kehangatan yang membuat setiap detik terasa berarti. Ini adalah kisah tentang rumah kecil, keluarga, dan cinta yang tidak pernah kehabisan cara untuk tumbuh.
All Rights Reserved
#230
huayong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Change The Plot (Niel)
  • BACKSTREET
  • Drama di Pintu Kosan
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Chana's Transmigrasi
  • Mission
  • REGAN's Crazy Wife

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines