DOSEN GALAK DAN MAHASISWI ABSRUD

DOSEN GALAK DAN MAHASISWI ABSRUD

  • WpView
    Reads 7,649
  • WpVote
    Votes 384
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 17, 2025
Setiap pagi aku datang lebih cepat dari jadwal, memastikan spidol tersusun rapi, papan bersih, meja tidak ada coretan aneh, dan kelas sunyi. Tidak ada suara, tidak ada gangguan, tidak ada hal yang membuat alur pikiranku terpotong. Tapi hari ini ada firasat buruk menggelayuti udara. Biasanya mahasiswa hanya takut padaku dan itu bagus. Tapi entah kenapa, beberapa dari mereka tampak gelisah dari tadi. Saling bisik, saling melirik ke arah pintu. Seolah mereka menunggu sesuatu. Atau seseorang. Aku menarik napas, fokus menulis rumus di papan. Dan kemudian BRUK! Pintu terbuka keras. Aku menoleh. Dan di sana terlihat seorang mahasiswi dengan kemeja warna pink, kopi di tangan, dan muka tanpa rasa bersalah. "apa itu?" tanyaku dalam hati. Warna. Kopi. Di kelas Matematik Tingkat Lanjut. Hari ini sudah resmi berantakan. - HARVI RAFA ALFAREZ Aku tahu aku terlambat. Serius deh, mana ada orang normal yang berlari sambil mengejar ayam pukul tujuh pagi? Tapi mau bagaimana lagi? Kalau aku biarkan ayam itu kabur, tetangga bakal marah. Dan kalau tetangga marah depan rumah, hidupku bisa tamat sebelum UAS. Makanya, meski napas ngos-ngosan dan kopi hampir tumpah, aku tetap melangkah masuk kelas dengan penuh percaya diri. Begitu pintu kubuka Suasana langsung sunyi. Sunyi banget. Sampai aku bisa dengar suara degupan jantungku sendiri atau mungkin itu suara detik-detik kematian sosialku, Lalu aku melihat dia. Dosen galak terkenal. kemeja putih dengan jas hitam. Tatapan? Kayak penghapus yang jatuh dari lantai tiga: tajam dan mematikan. Oke, oke mungkin kemejaku memang terlalu ngejreng. Tapi setidaknya aku datang, kan? Itu sudah prestasi besar buat hari kacau seperti ini. Aku tersenyum kecil. Semoga dia tidak terlalu galak. Lalu dia menghela napas panjang, panjang sekali, seperti baru kehilangan sisa kesabarannya. Oke. Dia galak. Banget. Tapi entah kenapa, aku merasa hari ini bakal menarik. - AZA ANINDYA HALIM
All Rights Reserved
#227
harryvaughan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines