collide - AU Lurah | Lulu & Raisha

collide - AU Lurah | Lulu & Raisha

  • WpView
    Reads 680
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 13, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Aku menemukan seseorang wanita dengan dress putih menari di bawah hujan. Ia tersenyum disaat langit sedang bersedih dan membasahi pipinya Tahun ke tahun kini pemuda yang memfoto wanita itu sudah menjadi mahasiswa baru, ia sudah lama tidak memotret lagi karena kameranya sempat rusak. Pagi itu Raysan mengambil kameranya untuk di service setelah pulang kampus, ia menarik kamera dari dalam lemari dan ada sesuatu yang terjatuh. "Foto siapa?" Ia mengingat tapi nihil karena fotonya sudah menguning dan ada bercak yang membuat beberapa bagian foto blur atau tidak nampak. Saat di kampus dia melihat wanita berambut pendek sedang merokok di depan studio musik, meraka sekilas saling menatap sampai akhirnya wanita itu membuang puntung rokoknya dan masuk studio
All Rights Reserved
#327
lulujkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines