Aku, Dirgantara Hanslexa, berdiri di batas hutan terlarang itu. Sebagai putra tunggal dari Ajima & Helen Hanslexa, darahku mengalirkan kemampuan untuk berkomunikasi dengan mereka yang tak kasat mata. Tugasku berat, menjadi perantara. Jika mereka baik, aku hantarkan mereka dengan damai, jika mereka jahat, kekuatanku akan menghancurkan roh mereka hingga tak bersisa.
Namun, di tengah atmosfer mencekam ini, ada satu gangguan yang jauh lebih menakutkan daripada teror iblis mana pun.
"Dirga! Lihat deh, gaun ini lucu banget kalau dipakai pas ngedate di pemakaman besok!"
Aku menoleh perlahan, merasakan urat di dahiku berdenyut. Di sana, di samping pohon keramat yang harusnya disakralkan, tunanganku berdiri dengan wajah tanpa dosa. Lia Karen Taranzia. Dia berasal dari keluarga ternama, punya kemampuan hebat untuk melepaskan roh dari tubuhnya, tapi otaknya sepertinya sering tertinggal di pusat perbelanjaan.
"Kenapa kau malah santai belanja! Padahal situasi sedang gawat, Lia!" teriakku, menunjuk ke arah gumpalan kabut hitam yang mulai mendekati desa.
Lia hanya melirik sekilas ke arah layar ponselnya, lalu meniup poninya dengan malas. "Ck, santai saja toh rohnya masih aman, selama targetnya belum mati. Lagipula, diskon ini cuma sampai jam lima, Dirga."
"Liaaaaaa!"
Suaraku menggema. Aku menyadari satu hal, menjaga kedamaian dua dunia itu sulit, tapi menghadapi tunangan yang lebih peduli flash sale daripada kiamat kecil di depan mata adalah tantangan hidup yang sebenarnya.
Pantangan terbesar di desa ini bukan hanya soal mengusik hutan Mbah Kromo, tapi soal bagaimana aku bisa bertahan hidup tanpa darah tinggi menghadapi Lia.
baku/non baku.
don't copy.
Catatan :
Seluruh tokoh, dialog, dan rangkaian peristiwa di dalamnya adalah fiktif.
Mohon dipahami bahwa cerita ini bertujuan untuk menghibur dan tidak ada hubungannya dengan kejadian di dunia nyata ya 😆
PART LENGKAP
Rania pikir ia hanya akan mendengar atau melihat adegan perselingkuhan dari series yang ia tonton. Ia tidak menyangka akan mengalami hal itu sendiri dan sialnya ketika tahu diselingkuhi oleh kekasihnya rasanya begitu sakit. Apalagi dengan alasan yang cukup sepele menurutnya.
Niat untuk balas dendam dimulai, Rania mencoba dekat dengan laki-laki baru dengan harapan akan membuat mantannya menyesal, tapi sayang rencana itu gagal. Hingga akhirnya Rania mulai sadar jika semua hubungannya berakhir gagal disebabkan oleh satu nama yaitu Radeva. Si Bos galak dan posesif yang suka menyuruhnya bekerja di luar jam kerja hingga membuatnya tidak punya waktu untuk dirinya sendiri.
***
Start: 8 Maret 24