Ngawur Demi Aruna

Ngawur Demi Aruna

  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Nov 23, 2025
Setelah kariernya hancur karena fitnah, Raka pindah sekolah dengan harapan bisa hidup tenang. Namun ketenangan itu buyar saat ia terseret ke dalam kekacauan The Ngawurtones-band paling absurd yang nekat ingin merekrutnya demi mengikuti kompetisi musik. Raka akhirnya bersedia, tapi dengan satu syarat: mereka harus membantunya mendekati Aruna, gadis lembut yang sering disalahpahami dan memilih hidup di dunia kecilnya sendiri. Dari misi yang penuh salah langkah, rencana ngawur, dan kehangatan persahabatan yang tumbuh tanpa diduga, mereka belajar bahwa tak semua pertemuan itu kebetulan-beberapa sudah ditakdirkan untuk memperbaiki. Karena untuk mereka, cinta dan persahabatan layak diperjuangkan. Meski harus... ngawur demi Aruna.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • KELUARGA ATMODJO
  • Boys In The Kost
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG

Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan