Naka or kana?

Naka or kana?

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 30, 2025
Nakata avrielta Seorang remaja yang masih berumur 17 tahun, anak yang nakal sekaligus berandalan Anak itu tak pernah merasakan yang nama nya kasih sayang dari orang tua nya, dia selalu di abaikan oleh orang tua nya, tapi dia masih punya sahabat yang selalu ada untuknya Namun,naas naka tertabrak oleh mobil yang malaju kencang saat naka lari, Naka pikir dia sudah mati Tapi.... ternyata dia bangun lagi, namun bukan di tubuh nya, dia bangun di tubuh seseorang yang seumuran dengan nya yang bernama kana. "Naka...gua cuman mau tubuh gua, gak ada luka lagi..." -kana "Gua tau...tapi..gua yakin, kalo gua bisa di percaya, gua yakin tubuh lo gak bakal ada luka lagi, lo tenang aja" -naka Lalu bagaimana kisah perjalanan jiwa naka selama berada di tubuh kana?, apakah akan mati lagi?, apakah seru? Atau sebaliknya?, ikuti kisah nya sampai selesai!
All Rights Reserved
#112
hidupkembali
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines