Arisan Keluarga | BLACKVELVET

Arisan Keluarga | BLACKVELVET

  • WpView
    Reads 12,868
  • WpVote
    Votes 1,306
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 21 hours ago
Blackvelvet ft. Boys Sembilan anak perempuan yang kini telah membangun keluarga kecil masing-masing terbiasa dengan keadaan untuk kembali berkumpul dalam tradisi lama "Arisan keluarga"-sebuah rutinitas warisan keluarga Sinaga Astaseni. Setiap pertemuan berubah menjadi panggung drama, tawa tak terduga, dan kekacauan khas keluarga besar: "Wih resep pindang telor siapa nih? Bagi dong." "Ikut campur banget suami Lo udah kek pemerintah." "Momi!!! Adek Raden nyemplung empang!!" Dari adu argumen soal resep rahasia, suami yang tiba-tiba ikut campur, anak-anak yang bikin heboh, sampai rahasia kecil yang mulai terungkap satu per satu. "Lu kemana aja kaga ikut arisan? Gak ada duit Lo?" "Anjir, kalau gak ada duit gak jalan-jalan ke Swiss kemarin." "Gak liat update-an sosmed gue Lo?" Namun semakin sering mereka bertemu, semakin jelas bahwa arisan ini bukan sekadar giliran uang yang berpindah tangan tetapi apa mungkin cara tak terduga untuk menjaga mereka tetap dekat? ©akseraaaa, 2025
All Rights Reserved
#6
ff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The King & The Doctor
  • Second
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • JEEVANA
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • Love at Time's Brink
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • I Want to Live
  • Given || Ju Jihoon

Aresh-seorang Dokter dari zaman Modern tiba-tiba terlempar ke sebuah negeri kuno yang masih ketinggalan zaman. Ia siap untuk mengacak-acak kerajaan mereka dengan kejeniusan, dan ilmu pengetahuannya yang sudah modern. Awalnya Aresh memutuskan untuk membantu mereka dengan menjadi pelayan istana, tapi ... ketika ia teringat bahwa dirinya itu cukup di hargai di tempat asalnya, dia berubah pikiran. "Bersumpahlah kau akan menjadi pelayanku yang setia!" -Raja Shaka "Pelayan? Bodoh ... aku juga ingin menjadi seorang raja." -Aresh

More details
WpActionLinkContent Guidelines