Di balik jendela kaca basecamp Universitas Gema Nusa, kota metropolitan tampak damai. Enam sekawan yang tergabung dalam NCT DREAM - Mark, Jeno, Renjun, Haechan, Chenle, dan Jisung - baru saja merayakan kemenangan kecil mereka: selesainya ujian semester yang kejam.
Meja kayu itu penuh dengan peta Pantai Aruna yang sudah ditandai, daftar makanan yang harus dibeli, dan coretan budgeting yang penuh optimisme. Mereka tertawa lepas, membayangkan deburan ombak dan hangatnya pasir. Semua detail perjalanan empat hari ke pantai sudah sempurna, seolah tidak ada satu pun celah yang bisa merusak kesenangan yang telah lama dinantikan ini.
Mark tersenyum, melihat teman-temannya yang sibuk memilih lagu untuk playlist perjalanan. "Ini akan jadi liburan musim panas terbaik kita," gumamnya, penuh keyakinan.
Saat itu, di bawah langit senja yang indah, tidak ada satu pun dari mereka yang tahu. Mereka tidak tahu bahwa keputusan untuk pergi ke Pantai Aruna-tempat yang dikira akan menjadi pelarian-justru akan menjadi awal dari serangkaian masalah yang jauh lebih besar dan misterius, sebuah rahasia yang tersembunyi jauh di balik birunya air laut.