R E T A K

R E T A K

  • WpView
    Reads 6,725
  • WpVote
    Votes 307
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 15, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
Happy Ending
Marriage and Divorce
Perceraian tidak pernah ada dalam daftar rencana Anin, bahkan kata keramat itu tidak pernah melintas di kepalanya. Tapi di satu tahun pernikahannya tiba-tiba dia berdiri di titik menyeramkan itu. Bukan pula Malik-selaku suaminya yang menjatuhkan talaq, namun Anin sendirilah yang mengajukan perpisahan itu. Tidak ada orang ketiga, tidak juga terjadi pertengkaran hebat di antara mereka, Anin hanya merasa sesak berada dalam pernikahan tersebut karena ia tidak cukup percaya diri bahwa dirinya pantas bersanding dengan Malik.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lingkar Dalam
  • FEELING BLUE
  • Blooming After Marriage
  • Fragiel Hart
  • Mawar Terkasih [Proses Revisi]
  • Gigi Bungsu
  • A Heart Reset : When love is a choice between destiny and the heart
  • House Made Home
  • Marry Me Now, Love Me Later! [END]
  • Easy Peasy

Ratri Kusumaningrum, 27 tahun, adalah dosen hukum yang tumbuh dari keluarga akademisi terpandang. Ia memilih karier mengikuti jejak cinta pertamanya. Sampai ia bertemu Raden Panji Akbar Adiningrat, 40 tahun, Kepala Daerah baru yang tegas, tenang, dan terbiasa memegang kendali. Dalam kerja sama antara kampus dan pemerintah daerah, Ratri justru sering berdebat dengan Panji tanpa rasa takut, tanpa hormat berlebihan. Namun Panji tidak pernah tersinggung. Dari pertemuan profesional itu, batas antara pekerjaan dan perasaan mulai kabur. Mereka tahu hubungan ini tidak seharusnya terjadi: perbedaan usia, posisi, dan masa lalu Panji yang belum selesai. Tapi beberapa perasaan tidak datang dengan keras melainkan perlahan, sampai sulit diabaikan. Dan ketika seluruh kota mengenal mereka sebagai pejabat dan dosen, akankah mereka berani menjadi hanya Ratri dan Panji?

More details
WpActionLinkContent Guidelines