R E T A K

R E T A K

  • WpView
    Reads 3,644
  • WpVote
    Votes 180
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2026
Perceraian tidak pernah ada dalam daftar rencana Anin, bahkan kata keramat itu tidak pernah melintas di kepalanya. Tapi di satu tahun pernikahannya tiba-tiba dia berdiri di titik menyeramkan itu. Bukan pula Malik-selaku suaminya yang menjatuhkan talaq, namun Anin sendirilah yang mengajukan perpisahan itu. Tidak ada orang ketiga, tidak juga terjadi pertengkaran hebat di antara mereka, Anin hanya merasa sesak berada dalam pernikahan tersebut karena ia tidak cukup percaya diri bahwa dirinya pantas bersanding dengan Malik.
All Rights Reserved
#632
cinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Good Night, Riana!
  • Kemelut Hati Embun
  • Unwanted Marriage
  • RETAK [Sudah Terbit]✓
  • Almost Married (END)
  • [Spin Off] DHAUP AGENG
  • PENGGANTI
  • The Last Yes!
  • Drama Rumah Tangga [S2]
  • R É G A L I S
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • KEDAULATAN HATI
  • NINGRUM
  • Come Back Mama Anne : Available in e-books
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Perfect With You [END]
  • The Imperfect Señorita
  • Senja Yang Tak Lagi Sama ✓ (On Going)
  • Double AL (COMPLETE)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines