Ruang Gelap Di Kepala

Ruang Gelap Di Kepala

  • WpView
    Reads 1,034
  • WpVote
    Votes 417
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 28, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Warning : Cerita ini mengandung adegan 21+, kekerasan, dan adegan sensitif lainnya. "Gue nggak mau. Lo gila?!" "Gue bukan Kiana yang pengecut. Gue akan melakukan apa pun yang gue inginkan." Azeela Kiana Zahra sejak kecil selalu melihat Mama diperlakukan kasar oleh Papanya. Tak hanya Mama, Kiana juga selalu menjadi sasaran kekerasan dan kemarahan Papanya. Tindakan kekerasan yang selalu dilakukan oleh Papa, mengubah sosok Kiana yang ceria menjadi dingin. Tak hanya itu, Kiana menjadi trauma dan membangkitkan kepribadian lain dalam dirinya yang tidak tersentuh. Kepribadian lain itu selalu mengambil alih tindakan dan pikirannya. Bisakah Kiana terlepas dari trauma dan kepribadian lain di dalam dirinya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sisa Cahaya Terakhir
  • Truth Or Dare [✓]
  • Surrender to love (New Version)/ Revisi Berjalan
  • E D G E
  • Break [Tamat]
  • CEGILNYA KETUA BEM
  • Because Of You
  • REBORN
  • MENEBUS DENDAM [ END ]
  • Perfect Boy, Friend?

"Kenapa kamu menyerah, Ran? Kamu bilang kamu mencintaiku." Kirana menatap pria di hadapannya, pria yang masih ia cintai dengan seluruh sisa tenaganya. Namun, ia tidak lagi melihat binar di sana. Yang ada hanya kegelapan yang siap menelan mereka berdua. "Karena mencintaimu membuatku perlahan mati, Rey." Sisa Cahaya Terakhir adalah sebuah kisah tentang batas akhir sebuah perjuangan. Tentang momen ketika seseorang akhirnya sadar bahwa mencintai tidak harus selalu berarti memiliki, terutama jika masa depan tak lagi nampak di pelupuk mata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines