Justice and Prejudice [SEOKSOO MPREG]

Justice and Prejudice [SEOKSOO MPREG]

  • WpView
    Reads 1,520
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Nov 24, 2025
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Seokmin tidak ingat apakah Joshua pernah menangis. Tapi di saat-saat tersulitnya; saat kehilangan anak pertama dan kedua mereka karena kehamilan 'kosong', janin tidak berkembang, Joshua tidak menangis. Begitu juga ketika pengadilan memutuskan untuk mengurung Seokmin di penjara selama lima tahun karena dianggap sebagai kaki tangan pelaku kejahatan, Joshua hanya memandangnya dari meja jaksa penuntut dan tersenyum. Atau saat-saat setelah itu; ia harus berjuang bekerja sendiri, memeriksa kandungannya sendiri, serta mengunjungi Seokmin di penjara seorang diri-Joshua tidak menangis. Hanya sesekali Seokmin mengeluh kakinya mulai bengkak, punggungnya sakit, atau dadanya terasa nyeri karena sudah memasuki trimester akhir kehamilan. Tapi hari ini, Seokmin melihatnya menangis lagi. WARNING! ⚠️ - Male Pregnancy (Mpreg) - Graphical Birth (C-Section) - BxB Semua cerita murni adalah fiksi tanpa maksud untuk menyudutkan karakter manapun. DON'T LIKE, DON'T READ
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PREGNANT (DewTee)
  • Obsession Overdose
  • Love me or die
  • Journey
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • Rewriting The Villain (END)
  • I'm Not Just a Figuran
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • PAMENGKU | NOMIN

Apa jadinya jika Dew Jirawat seorang ketua geng motor sekaligus kapten basket yang paling ditakuti seantero sekolah tiba-tiba terbangun dikamar hotel bersama seorang siswa culun? Siswa culun itu adalah Tee, tidak ada yang spesial, hanya anak kutu buku dengan kaca mata dan tentu saja buku-buku kesayangannya itu. "Gue mint-" "Aku gak akan bilang siapa-siapa kok," potong Tee. "Gu-" "Aku permisi dulu," Tee pergi begitu saja setelah selesai memakai pakaiannya kembali, membuat Dew kebingungan. ... "Lo hamil? Lo hamil anak gua?" Tanya Dew menggenggam erat pergelangan tangan Tee Agara cowok itu tidak kabur. "L-lepas... Sakit," "Jawab dulu," kata Dew. Tee tidak berani menatap Dew, dia hanya bisa menunduk sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Dew.

More details
WpActionLinkContent Guidelines