MEMOAR DARI UJUNG WAKTU

MEMOAR DARI UJUNG WAKTU

  • WpView
    Leituras 672
  • WpVote
    Votos 256
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jan 4, 2026
Seorang pria yang tidak bisa mati, Elias, duduk di sebuah perpustakaan yang sudah runtuh di tahun 5.000 Masehi. Ia adalah satu-satunya makhluk berakal yang tersisa di Bumi. Melalui sebuah alat perekam kuno, ia menceritakan perjalanan hidupnya selama 9.000 tahun-mulai dari peradaban awal Sumeria hingga kepunahan manusia-untuk membuktikan bahwa umat manusia pernah ada, sekaligus menguak penderitaan mengerikan di balik anugerah keabadian.
Todos os Direitos Reservados
#105
historial
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Asmaranala
  • Duchess of Valtor
  • The Palace Stewardess
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m
  • SUAMI KAISAR
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo