SPECTRA:mereka yang ingin membungkam

SPECTRA:mereka yang ingin membungkam

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 4, 2025
Mireya Adistya pernah menjadi korban dari SPECTRA-sebuah jaringan gelap yang bergerak dalam bayang-bayang, menjadikan perempuan sebagai target bisu yang tak pernah kembali. Ia selamat, tapi lukanya tidak pernah pergi. Ketika kasus hilangnya perempuan kembali muncul dengan pola yang sama, Mireya dipaksa menghadapi masa lalu yang berusaha ia lupakan. Bersama Reyes Maheswara, pengawal yang hidupnya penuh penyesalan, dan Ivara Nayaka, hacker yang tak pernah jauh dari bahaya, mereka mulai membongkar sesuatu yang jauh lebih besar dari dugaan. Dibantu Dr. Liron Samodra dan informan misterius bernama Selin Aradhana, perlahan mereka menemukan satu nama yang selalu muncul di setiap jejak kegelapan: Varo Dimitri. Semakin dekat mereka pada kebenaran, semakin jelas satu hal- SPECTRA tidak hanya ingin menguasai korban mereka. Mereka ingin membungkam siapa pun yang berani membuka suara. Dan Mireya... bukan lagi seseorang yang bisa dibungkam.
All Rights Reserved
#5
mireya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Shadow in the Lab
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Defiant [END]
  • Fraktal Rahasia
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • My Perfect Model ( Republish )
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Hello, Mr. Mafia!
  • SHEA SANG FIGURAN

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines