My VIP Patient

My VIP Patient

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 25, 2025
"Aku tidak ingat kapan terakhir kali memeluk Nenek. Orang bilang aku cucu yang dingin, kaku, dan tidak ekspresif. Tapi mereka tidak tahu apa yang kami lalui di balik pintu tertutup rumah ini. Ingatanku melayang ke masa itu. Suara gedoran kasar di pintu depan. Teriakan penagih utang yang mencari Ibu. Aku, yang masih kecil, ditarik masuk ke kolong tempat tidur. Di sana gelap, pengap, dan berdebu. Tangan tua Nenek membekap mulutku erat, mencegah isak tangisku pecah. Tubuhnya gemetar, tapi dia menjadi tameng hidup bagiku. Di kegelapan kolong kasur itulah aku berjanji: suatu hari nanti, aku akan membawanya pergi. Aku akan membangun rumah yang pintunya tak akan pernah digedor rasa takut lagi."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sunoo and 6 brothers
  • kehidupan christy
  • Gavindra (Tamat) ✔️
  • SANGGAR GSKY🐎
  • Never Been 2 Heaven | GEONXIN ft. LEOWON
  • Manja
  • CHICAGO
  • Unwanted Departure
  • SENYUMAN PALSU ✅
  • COOL(SALDIK)

Sunoo, si bungsu dari 7 bersaudara, tumbuh dalam pelukan orang tua dan abang yang posesif namun penuh kasih sayang-yang tak pernah lelah memanjakannya dan mencintainya. "Tentang rumah, tawa, dan satu bintang kecil di antara enam penjaga."

More details
WpActionLinkContent Guidelines