THE ABYS

THE ABYS

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 25, 2025
Di sebuah negara di mana hukum dikuasai para penjahat berseragam, lima orang yang terikat oleh darah dan takdir bergerak diam-diam di balik bayangan. Lunetta Xianne, gadis ceria dan jenius teknologi, bersama saudara kembarnya Alleron, dua kakak angkat mereka Wulei dan Jeehon-mantan prajurit dingin yang diam-diam ia cintai-serta ayah mereka Aldric, membentuk ABYS, organisasi rahasia yang membongkar kasus pembunuhan, penipuan, hingga konspirasi pemerintahan yang tak tersentuh polisi. Semakin dalam mereka menyelam, semakin gelap kebenaran yang menunggu. Karena untuk melindungi satu sama lain, terkadang mereka harus menjadi kegelapan yang lebih berbahaya dari para penjahat itu sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Fraktal Rahasia
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • SHEA SANG FIGURAN
  • My Perfect Model ( Republish )

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines