Kim Jisoo telah membangun benteng yang hampir sempurna di sekitar kehidupannya: karier akademik yang kokoh sebagai profesor termuda, kemandirian yang kuat, dan nihil toleransi terhadap ketidakefisienan emosional. Baginya, dunia beroperasi secara ketat berdasarkan logika dan data, sama sekali bukan romansa.
Namun, sistemnya mendapat kejutan ganda: tekanan perjodohan yang tak henti-henti dari ibunya, dan kedatangan Zhang Yixing yang tiba-tiba dan mengganggu di sebuah konferensi. Pria itu, CEO Zhang Dong Petrochemical yang tajam dan tangguh, tidak hanya mendengarkan Jisoo; ia menantangnya dengan argumen yang bernuansa dan sengit, membuktikan bahwa ia adalah satu-satunya tandingan intelektual yang pernah Jisoo temui.
Catatan penulis:
Ini bukan fanfiction yaa; jadi ini cerita orisinil. Cuma ya kalau nama-nama dan estetika karakternya terasa familiar mohon dimaklumi, karena aku terinspirasi secara mendalam oleh beberapa figur yang sangat menarik ini ehe. Anggap aja ini konten orisinal dengan wajah yang akrab. Aku suka banget sama mereka, jadi mohon maafkan kurangnya kreativitas di situ, hehe!
Disclaimer: Semua karakter, situasi, lokasi, dan referensi historis atau korporat yang disebutkan dalam cerita ini sepenuhnya fiktif dan dibuat semata-mata untuk tujuan narasi. Kemiripan apa pun dengan orang sungguhan, perusahaan, atau peristiwa, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, adalah murni kebetulan dan tidak disengaja.
Nara, seorang pekerja kafe part time yang sedang menempuh pendidikan kedokteran, nggak pernah menyangka kalau hobi baca webtoon nya bakal berakhir tragis. Dia terjatuh ke dalam dunia Beastman dan masuk ke tubuh Kyra, karakter cewek jahat yang nasibnya bakal mati mengenaskan.
Di dunia baru ini. Dia harus tinggal di gua lembap bareng Kaelan, suaminya yang lumpuh, acuh, tapi ganteng. Belum lagi 2 anak serigala yang hobi menyalak tiap kali melihatnya.
Tapi masalah sebenarnya muncul dari suaminya sendiri. Kaelan yang tadinya lumpuh, sekarang sudah sembuh total dan jadi predator paling ditakuti. Parahnya lagi, dia jadi posesif banget!
Kaelan nggak mau ada jantan lain yang melirik Kyra barang sedetik pun. Lilitan ekor ularnya bukan hanya di gunakan untuk melindungi, tapi juga untuk menandai kalau Kyra itu hanya miliknya.
***
"Mau lari ke mana, Kelinciku? Hutan ini luas, tapi nggak ada tempat sembunyi yang nggak bisa kutemukan."
...
"Sekarang, biarkan aku menunjukkan bagaimana cara seekor ular menandai miliknya. Jangan menangis jika lilitanku terlalu kencang untukmu."
***
#1 di Bucin & Posesif & Survival [25012026]
#1 di Bucin & Fiksi & Survival [19012026]
#2 di Fiksi [18012026]
#2 di Bucin [17012026]
#3 di Fiksi [17012026]
#1 di Fantasi & Fantasy [14012026]
#1 di Humor [10012026]
#1 di Fantasy [09012026]
#1 di Doctor [09012026]
#2 di Posesif [08012026]
#3 di Humor [08012026]
#2 di Fantasy [05012026]
#3 di Posesif [04012026]
#3 di Survival [30122025]