Kembali Pulang.

Kembali Pulang.

  • WpView
    Membaca 2,028
  • WpVote
    Vote 141
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Feb 15, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Setelah hidupnya dihancurkan oleh fitnah dan masa lalu kelam yang tidak pernah ia pilih, Ansel hanya ingin satu hal: membesarkan Arkan dan hidup tenang tanpa terlihat oleh siapa pun. Namun takdir justru mempertemukannya kembali dengan Dikta, teman masa kecil yang tidak lagi ia ingat-kini seorang CEO muda yang dingin, tegas, namun anehnya... selalu memperhatikan Ansel lebih dari yang seharusnya. Dikta melihat luka yang Ansel sembunyikan. Ansel melihat ketulusan yang membuatnya takut. Dan entah sejak kapan, kehadiran satu sama lain mulai menjadi rumah yang pelan-pelan mereka butuhkan. Saat masa lalu bangkit untuk merobohkan dunia Ansel lagi, hanya satu hal yang membuatnya bertahan: seseorang yang untuk pertama kalinya ingin memeluk dirinya-bukan lukanya. Ini adalah kisah dua hati yang saling menemukan di antara runtuhan, dan cinta yang tumbuh perlahan... sama lembutnya seperti cara mereka belajar sembuh.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan