We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
AFTER RAIN
  • WpView
    Reads 38,012
  • WpVote
    Votes 4,355
  • WpPart
    Parts 68
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 12, 2026
WpInfo
Fanfic
*Cerita ini ditulis dan dipersembahkan khusus untuk salah satu tokoh di sini, selamat membaca. "Menurutku jika kamu ingin pelangi, kamu harus mampu melewati hujan.'' Menceritakan kehidupan seorang Freyan, laki-laki polos yang pernah menghadapi rumitnya cinta sebelum dia mendapatkan pekerjaan, perjalanan cintanya sebelum mendapatkan pekerjaan mungkin hampir selesai, hujan yang ia anggap sebagai ujian kehidupan dan cintanya, sudah ia lewati karena dia merasa sudah menemukan pelanginya. Tapi kita ingat-ingat dulu perjalanan Freyan tujuh tahun yang lalu sebelum kita ikut masuk ke kehidupan Freyan setelah dia mendapatkan pekerjaan, di suatu kota yang tidak dia sangka-sangka bakal menjadi kota dimana perjalanan sesungguhnya baru akan segera dimulai. "Ternyata kamu pernah punya beban yang berat ya Fre?" ''Makanya jalan satu-satunya ya ideku tadi." FIKSI 100% Semua foto dan gambar diambil dari Pinterest Tidak ada sangkut pautnya dengan kondisi di RL
All Rights Reserved
#278
ff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sang Angin
  • ADELYN (END)
  • Poor & Love
  • Strangers Again [FreSha]
  • AMOR (END)
  • Killer Angel
  • USAI YANG TERSISA ( FRESHA ) END
  • GURU ITU ISTRIKU //FRESHA
  • KELUARGA UNTUK DELYNN
  • IT TURNS OUT YOU || FRESHA ( END )

"Aku benci menjadi seorang Archangel. Aku ingin terbang bebas seperti kamu, Rel" -Luna "Angin itu nggak punya tujuan, Luna. Jangan iri pada sesuatu yang nggak tahu ke mana dia harus pergi" -Ferrel •~• Kisah seorang gadis yang haus akan kebebasan, Ia terbang tinggi, namun tetap terikat. ia bisa melihat dunia, tapi dalam pengawasan yang ketat. karenanya, dia mengagumi sang angin, bisa pergi kapan pun ia mau, bisa menghindar tanpa perlu menunggu waktu. Bisakah ia mendapat takdir seperti itu? Bisakah ia melepas tali yang mengikatnya dan terbang sebebas yang ia mau?

More details
WpActionLinkContent Guidelines