Kumcer Ingatan (Judul Sementara)

Kumcer Ingatan (Judul Sementara)

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 1, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Aku ingin sampaikan dan menyapa para pembaca. Di panel ini ingin rasanya menuliskan semua cerita yang sudah ada di wadpadd(sebagai draf) juga yang ada di kepala. Terlalu banyak perjalanan dimana cerita itu berseliweran, menabrak kesadaran, menyapa batinku, menggoda untuk ditulis. Dan tentu untuk dipublikasikan. Di panel ini akan saya publikasikan beberapa judul cerita lama atau yang baru aku tulis. Ya, setidaknya semangatku kini seperti para penggandrung menulis amatir. Ingin setidaknya sebelum mati meninggalkan kerangka, aku bisa meninggalkan sebuah karya. Semisal banyak yang bertanya kenapa harus menulis cerita. Aku sendiri belum paham. Kecenderungan ini berawal sejak dulu aku terlalu banyak menulis puisi. Hingga memberikan kado untuk ibuku sebuah binder berisi puisi tentang ibu. Kalian tahu apa responnya? Aku tidak tahu, semoga saat itu senang karena yang merespon adalah ayah. Saat itu aku diantar balik ke pesantren. Tepat sebelum masuk gerbang pesantren ayahku bertanya. Buat apa menulis puisi. Ayahku berkata, tidak usah menulis puisi. Sehingga sejak itu hampir aku tidak bisa menulis puisi. Bahkan aku sendiri yang diam diam menulis puisi yang mungkin kata orang puisi, tetapi aku sendiri tidak mau mengakuinya sebagai puisi. Yah, sejak saat itu aku berhenti menulis puisi(setidaknya versiku sendiri). Namun geliat menulis tetap ada. Diskusi, baca buku, menulis dan menulis tetap kulakukan. Akhirnya aku sering berlabuh dengan menulis cerita. Bahkan berlatih untuk menulis cerita. Pabila novel di bagian sebelah yang berjudul Hatiku di Kaki kurang baik. Aku minta maaf Karena itu adalah pengalaman pertama. Aku lebih sering menuliskan cerpen dan susah menulis cerita panjang seperti novel. Hal itu terbukti, tidak ada dari draf novelku yang telah kurancang sejak 2016 hingga sekarang yang terwujud jadi sebuah karya utuh. Ya semoga kali ini, sebelum aku mati, aku ingin meninggalkan minimal 1 buah karya berbentuk novel.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Grand Duke Obsession (END)
  • MORGAN
  • Perfect Antagonist (end)
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Terjebak Di Novel Psycopath

Opelia Veronica Elizabeth hanyalah sosok figuran di sebuah novel drak romance, dan Gendhis tahu itu. Sebagai pembaca yang berfokus dengan dua tokoh utama, Gendhis bersikap tidak peduli dengan sosok figuran itu. Namun, entah keajaiban atau sebuah mimpi panjang. Gendhis terbangun menjadi sosok figuran yang hanya tertulis pada baris pertama ending. "Semua orang berbahagia atas pernikahan Grand Duke dan Putri Baron itu." Iya benar!! Hanya itu, dan dia termasuk ke dalam bagian 'Semua Orang.' Tetapi, ketika Gendhis mulai menyukai tempat asing ini. Dia menemukan satu fakta, jika sebenarnya dia adalah Opelia Veronica Elizabeth Silas--anak dari seorang Viscount. Dan lebih mengejutkan lagi, dia juga adalah mantan tunangan Grand Duke, tapi entah kenapa pertunangan mereka dibatalkan. Tapi satu hal yang masih menjadi teka-teki bagi Gendhis. Kenapa bisa Opelia yang hanya seorang figuran, bisa bertunangan dengan pria yang merupakan tokoh utama di dalam novel? Akankah Gendhis merubah takdirnya atau malah terjerat benang takdir dengan laki-laki penuh obsesi itu, Grand Duke Kaiser Rowan Dimitri Publish : 11 Mei 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines