I'm Queen Viola

I'm Queen Viola

  • WpView
    Reads 76,105
  • WpVote
    Votes 2,888
  • WpPart
    Parts 72
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 30, 2026
Viola Khiel Narendra tahu betul bagaimana rasanya mencintai pria yang tidak menginginkannya. Sejak belia, hatinya sudah terpaut pada Arjuna Niell Rajendra, calon suaminya berkat perjanjian antara kedua keluarga. ​Arjuna, si perfectionist tampan, berhati dingin memandang Viola sebagai gadis manja yang boros dan menyebalkan. Di matanya, Viola adalah segala hal yang ia benci. Penolakan Arjuna semakin menjadi-jadi saat ia menemukan tambatan hati lain, sosok gadis lembut, polos, dan sederhana, yang jauh lebih baik daripada Viola, menurutnya. Sedangkan ​Viola? Didukung oleh dua sahabatnya, Viola memutuskan untuk membuang harga diri dan pindah kuliah ke Nusantara Elite University yang sama dengan Arjuna. ​Tujuannya hanya satu,yaitu Menjauhkan Arjuna dari Kiara. ​Namun, perjalanannya tidak mulus. ​Apakah Viola akan berhasil merebut kembali Arjuna yang keras kepala? Atau, apakah dia akan menemuka tambatan hati yang lain?
All Rights Reserved
#149
twiceteen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines