Sekar: Kusuma Wijaya

Sekar: Kusuma Wijaya

  • WpView
    Reads 641
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 12, 2026
Jantungnya berdegup keras seiring napasnya yang berat. Jalur hutan di wilayah Mataram itu sangat asing, namun dia telah memiliki sebuah petunjuk pasti: titik tengah sumbu imaginer antara Gunung Merapi dan Pantai Selatan. Kalau dia tidak menemukan jiwa perempuan itu disini, maka berhentilah sudah hidupnya! Dia mendengar sayup-sayup suara, kakinya melangkah dengan pasti namun penuh waspada. Teman yang menemani perjalanan gilanya kali ini memanggil dengan penuh kecemasan. "Mada!" Serunya, namun tak diindahkan. Tidak karena seraut wajah kecil, bermata sebesar kacang almond dan sorot familiar telah mencuri segenap perhatiannya. "Larasati," panggilnya dengan nada tercekat. Hai... aku dateng dengan cerita baru. Jangan khawatir soal kelanjutan cerita ini, soalnya draftnya sendiri udah ke babak menuju akhir hehehe...
All Rights Reserved
#25
jayanegara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Asmaranala
  • Duchess of Valtor
  • The Palace Stewardess
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • SUAMI KAISAR

Aveline Rosenthal de Arcyne mati sebelum mahkota menyentuh kepalanya. Dikhianati oleh kaisar yang ia cintai. Ketika ia mengulang kehidupan, Aveline tetap melangkah menuju istana, bukan untuk mengubah nasib, melainkan untuk mengendalikannya. Tunangan itu palsu. Mahkota itu umpan. Dan para pria yang dulu melindungi Seraphielle si gadis bermuka dua. Aveline akan merebut mereka satu per satu. Bukan demi cinta, melainkan demi balas dendam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines