SENGKETA TAKDIR

SENGKETA TAKDIR

  • WpView
    Lecturas 25
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, feb 17, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Zalina menikah dengan pria pilihan orang tuanya. Namun hatinya masih terikat pada satu janji yang tak pernah ia lupakan. Arshakala Narendra pernah berjanji akan kembali. Ketika janji itu akhirnya ditepati, ia justru menemukan kenyataan paling menyakitkan. Zalina telah menjadi istri sepupunya yaitu Salman Ardiatma. Cinta yang belum usai, pernikahan yang mulai berarti, dan rahasia keluarga yang selama ini disembunyikan, perlahan menyeret mereka ke dalam sengketa takdir yang tak terelakkan. Jika cinta datang terlambat, siapa yang pantas diperjuangkan dan siapa yang harus dilepaskan?
Todos los derechos reservados
#78
orangketiga
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Salah Status [END]
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido