DEATHROY - Luhan Fanfiction

DEATHROY - Luhan Fanfiction

  • WpView
    Reads 14,662
  • WpVote
    Votes 876
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Fri, May 22, 2015
Dunia kini dikuasai oleh Amerika, Israel, dan China-anggota Persekutuan Segitiga-yang memenangkan Perang Dunia 3. Mereka adalah pioner dari segala kekejaman yang terjadi di dunia saat ini. Negara-negara yang kalah, kini kehilangan nama mereka, dan harus takluk berada di bawah satu nama-The Great Eye. Namun suatu hari, ya, hari di antara hari-hari kelam lainnya di abad 22, Tuhan berbaik hati menurunkan cahaya-Nya. Di tengah kepengapan dunia yang sadis dan kejam, di tanah Korea yang menjadi rebutan karena kadar ketercemaran nuklir yang rendah, Tuhan menurunkan pelengkap hati, pemberi rasa hangat, wujud kasih sayang dan sumber kebahagiaan sejati, yang telah lama dilupakan oleh kaum manusia. Tuhan menurunkan CINTA pada seorang GADIS dan sang MONSTER. Rating +17
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NICE TRY ✓
  • THE GAME OF POSSESSION [END] ✔️
  • '~Someone Perfect~' -boifang- HIATUS
  • Snow in Heart (COMPLETED) ✅
  • He's the Villain
  • My Precious Flower (HunHan GS) (END)
  • Doctor Lil-Daddy [END]

"gue kakak angkasa, minta maaf. maaf buat angkasa yang udah buat lo jadi kaya gini, dan gue siap tanggung jawab. gue siap tanggung jawab buat jadi-obat lo." [ end ] pada akhirnya, alesya mendapatkan obat yang tak jauh jauh dari penyakitnya. gadis yang pernah terjebak dalam situasi mengenaskan, dimana dirinya pernah ditolak mentah-mentah oleh pemuda-lebih tepatnya adik kelas yang sudah alesya sukai selama dua tahun. satu tahun berlalu setelah kejadian tersebut, alesya menjadi gadis yang enggan menyukai seseorang lagi. dirinya trauma, trauma akan dipermalukan lagi. sampai akhirnya alesya bertemu bumi. pemuda yang menjabat sebagai kakak dari adik kelas yang pernah menolak alesya itu, menyembuhkan rasa trauma alesya. meyakinkan alesya bahwa mencintai seseorang adalah bukan hal yang salah. meyakinkan, jika setiap penyakit pasti ada obatnya. @ kaxeii , 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines