kembang arum

kembang arum

  • WpView
    Reads 11,187
  • WpVote
    Votes 520
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2026
Niat hati cuma mau nyelesaiin proker KKN biar cepet lulus, Raka malah kena apes stadium akhir. Desa Kembang Arum katanya asri, tapi nyatanya nyimpan kutukan ratusan tahun yang lagi nyari "wadah" baru. Sialnya, dari sekian banyak mahasiswa, kenapa harus Raka-sang kapten futsal yang gagah berani-yang dipilih? Semuanya berawal dari wangi melati nyengat di malam pertama. Lalu, kulitnya yang mendadak semulus porselen. Bulu mata yang makin lentik. Pinggang yang meramping. Dan puncaknya... tumbuhnya dua "gunung" di dadanya serta hilangnya aset masa depan yang paling dia banggakan. Raka perlahan berubah menjadi Rara, reinkarnasi dari Nyi Gandasari, sang Ratu Penari yang kecantikannya bikin gila para raja. Kini, tubuhnya bukan lagi miliknya. Teman satu poskonya sendiri, Dimas, kerasukan roh Raden Panji yang terobsesi menjadikan Rara sebagai selir gaibnya selamanya. Di saat tubuh Raka semakin menyerah pada kodrat kewanitaannya, dan rahim di dalam perutnya mulai berdenyut meminta takdirnya, sebuah harapan muncul.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • ELION (bl)
  • desa kawitan [END]
  • Secret Relationship
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • LINTANG PANJER WENGI END
  • ELIAN

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines