The Wedding Agreement-Arabella

The Wedding Agreement-Arabella

  • WpView
    Reads 7,803
  • WpVote
    Votes 673
  • WpPart
    Parts 94
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2026
"Jujur, authornya lagi stress. Baca cerita ini biar stresnya nular ke kalian🔥" Ara yang melarikan diri ke Eropa dari trauma masa lalu dan perjodohan paksa berakhir dengan kesalahan fatal. Ia tidur dengan seorang pria asing dan meninggalkan uang sebagai bayaran. "Aku sudah memikirkannya. Aku punya satu tawaran untuk membersihkan kekacauan yang kau buat, sekaligus kekacauan dalam hidupku." Elvano menyandarkan punggungnya di kursi, matanya menatap Ara dengan penuh perhitungan. "Menikahlah denganku," ucapnya singkat. Ara menatapnya, mengira ia salah dengar. "Apa? Menikah?" "Ya. Pernikahan kontrak," jelas Elvano. "Kau akan mempertanggungjawabkan perbuatanmu, dan sebagai gantinya, aku akan melepaskanmu dari masalahmu." Ara merasa dunia seolah berputar. Di satu sisi perjodohan dengan Dion Satria, mantan kekasih yang telah meninggalkan trauma untuknya. Di sisi lain ia dihadapkan pada pernikahan kontrak dengan Pria ini. "Aku kabur dari satu sangkar, hanya untuk menjebloskan diriku ke dalam sangkar yang lebih besar. Dan kini, aku membawa serta bayangan dosa dari pulau yang indah itu."
All Rights Reserved
#30
hati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love You MBAK!
  • THE CAPTAIN & THE CABIN CREW (COMPLETED)
  • Dearest Gold Digger
  • My Beloved Boss
  • More Than Just a Mistake
  • Terpaksa Menikahi CEO (END)
  • Calon Pewaris Keluarga Kaelion
  • Revenge
  • Perfact Tonight ( Revisi )
  • AKSAIRA (The Golden Cage)

"Mbak ragu sama aku?!" Pertanyaan yang terlontar dari mulut Farez membuat Vio tersentak, suara Farez terdengar meninggi dari sebelumnya. Tapi setelah beberapa detik Vio memberanikan dirinya untuk mendongak dan menatap Farez. "Sejujurnya... iya. Melihat perlakuan kamu beberapa saat yang lalu, itu buat saya ragu." Kata Vio pada Farez. Farez tertawa, bukan tawa seperti biasanya. Tapi tawa yang Vio tahu itu tawa untuk menutupi kekecewaan. "Bohong!" Sentak Farez. Farez masih menatap Vio namun kini tatapannya menajam setelah mendengar perkataan Vio baru saja. "Saya gak bohong Rez. Kamu masih... " "Masih apa?!" Potong Farez. "Farez... kita gak mungkin... " Vio kesulitan melanjutkan perkataannya. Saat melihat kedua mata Farez yang nampak berbeda dari beberapa detik sebelumnya. "Love you Mbak!" Kata Farez tegas dan penuh penekanan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines