Story cover for Classrooms that Live in Memory by ninazz_08
Classrooms that Live in Memory
  • WpView
    LECTURAS 98
  • WpVote
    Votos 49
  • WpPart
    Partes 6
  • WpView
    LECTURAS 98
  • WpVote
    Votos 49
  • WpPart
    Partes 6
Continúa, Has publicado nov 28, 2025
Jika kalian pikir masa perkuliahan penuh adegan manis seperti di film-film ketemu jodoh di perpustakaan, tersandung lalu ditolong gebetan, atau jadi couple goals kampus NO. NO. NO. KALIAN SALAH BESAR.
Aaralyn Elora Vilonara, mahasiswa semester tiga, dulunya benar-benar percaya kalau hidup kuliahnya bakal jadi titik balik, menemukan pasangan hidup, memperbaiki diri, dan meninggalkan kenangan pahit masa SMA.

Namun tiga semester berjalan, dan yang ia dapatkan bukan cinta... tapi tugas menumpuk yang membanting mentalnya berkali-kali.
Dengan niat besar merantau dari Jogja ke Jakarta, Aaralyn berharap hidupnya akan terasa lebih luas dan lebih damai. Tapi kenyataan selalu punya cara lain untuk bercanda.
Karena di kampus barunya, di antara gedung tinggi dan jadwal kuliah yang kejam, Aaralyn kembali bertemu seseorang yang tidak pernah ia harapkan,  mantannya, Zavian Elioano Putra.
"Kenapa dunia sesempit ini?" batinnya.
Ia pikir, dengan pindah ratusan kilometer, hidupnya akan bebas dari bayang-bayang masa lalu. Tapi semesta justru mempertemukan mereka lagi bukan sekadar satu kota, tapi sekampus.
Lalu pertanyaannya:
Apakah ini tanda bahwa keduanya akan CLBK?
Atau justru mereka akan saling menjauh... dan menemukan cinta baru masing-masing?
Dunia kampus sudah menyiapkan kisahnya. Aaralyn hanya belum tahu bab mana yang akan ia masuki.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Classrooms that Live in Memory a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#444clbk
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
I'm Not Just a Figuran de izza21_b
60 partes Continúa
Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #4 fantasi #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -
Forever mine de AuroraSecretum
58 partes Continúa
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Flutterby cover
The Time cover
I'm Not Just a Figuran cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover
Leonard cover
Back to Begin Again cover
Forever mine cover
Little Prince  cover
ATLANTIS 2: PANGLIMA cover
Sister's Of Antagonis [ MASIH REVISI ] cover

Flutterby

57 partes Continúa

"Mereka selalu memanggilku anak haram, aib, dan pembawa sial." Selby merasa dunianya runtuh dan jungkir balik dalam satu malam. Tiba-tiba orang asing berpakaian mewah datang dan mengaku sebagai Papa. Wajahnya datar, minim ekspresi, terlihat menakutkan dan mengintimidasi. Ia kira kehidupan baru akan membawakan napas segar untuknya, Selby kira keluarga ini akan lebih baik memperlakukan dia daripada Ibu yang setiap hari memukulinya. Namun ternyata, dia justru dicemooh lebih dari apa yang pernah dibayangkan. Ia ditinggalkan lebih kejam daripada Ibu yang membiarkannya kelaparan sepanjang malam.