Sugar Ballerina 🩰

Sugar Ballerina 🩰

  • WpView
    Membaca 73
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 7, 2026
Kehidupan Elizaveta Mikhailova jauh dari kata sempurna. Di balik panggung megah dan tepuk tangan penonton, ia harus memikul tuntutan untuk selalu tampil tanpa cela-tuntutan yang perlahan-lahan merenggut kebahagiaannya. Belum lagi, ia terjerat dalam hubungan dengan pacar yang posesif dan mudah meledak. Entah apa yang membuatnya bertahan. Mungkin karena ia terlalu percaya bahwa cinta pertama selalu indah. Namun segalanya berubah ketika ia bertemu Dmitri Volkov-seorang pria dewasa dengan pesona tenang, perhatian yang manis, dan cara bicara yang mampu membuat Zaveta merasa dilihat sebagai manusia, bukan sebagai simbol kesempurnaan. Pertemuannya dengan Dmitri membawa Zaveta pada pilihan yang tak pernah ia bayangkan: tetap bertahan pada cinta pertama yang menyakitkan, atau membuka hatinya untuk pria yang diam-diam menjadi pelabuhan aman baginya. Akankah Zaveta memilih masa lalu yang sudah retak, atau masa depan yang menuntunnya pada kebebasan dan cinta yang lebih lembut?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan