
Dunk dan Joong tumbuh bersama sejak lahir. Sampai suatu hari di kelas 5 SD, Dunk mengaku menyukai Joong- dan dibalas dengan ejekan yang mematahkan hatinya. Keesokan harinya, Dunk pindah ke Paris tanpa pamit, meninggalkan Joong dengan penyesalan yang tak pernah hilang. Sepuluh tahun kemudian, Dunk kembali sebagai pemuda 21 tahun. Hari pertama kuliah, ia terlambat masuk kelas... dan bertemu tatapan seorang pria yang terasa terlalu familiar. Joong. Teman masa kecil yang dulu ia tinggalkan- dan orang yang diam-diam selalu ia rindukan. Kini, takdir mempertemukan mereka kembali. Pertanyaannya: Bisakah dua hati yang pernah hancur dipersatukan lagi? Atau luka masa lalu justru membuat mereka kembali menjauh?All Rights Reserved