ESTJ & INFP

ESTJ & INFP

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2026
Pernah nggak nemu manusia yang nggak selaras? Tapi justru ketidakselarasan itulah yang dibutuhin untuk memandang dunia dengan sudut pandang yang berbeda. Seperti yang dialami dua tokoh di novel ini, ketika si paling logika bertemu gadis yang empatinya kuat. "Padahal MBTI kita lawan banget, tapi kok nyambung? Apa karena kita sama-sama punya alter ego ya Van, tapi dominannya beda arah." "Ya iyalah. Bedanya di sini lurus, di situ ruwet. Mana goblok banget nggak move on move on dari masa lalu-nya." "Bisa diem nggak?" "Cium dulu."
All Rights Reserved
#37
mbti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • Be My Wife
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • The Villain Mother
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Nala dan Mas Juragan
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Hello, KKN!
  • My Celestia [ON GOING]
  • The Last Yes!

(Sedang Revisi) (Akan segera terbit di Universe Publisher, part di Wattpad lengkap) Serena lahir di Kota Soeraandaru Jasmijn, ketika usianya menginjak 6 tahun dia sekeluarga pindah ke luar kota. Kedua orang tua Serena waktu itu memiliki pekerjaan di luar kota yang tidak memungkinkan untuk pulang pergi. Sejak saat itu Serena hanya sesekali kembali ke tanah kelahirannya saat usianya menginjak kepala dua, sekedar untuk menenangkan diri dari hiruk pikuk kota metropolitan. Selama berada di sana Serena tidak pernah merasakan apa-apa walaupun masih bertanya-tanya kenapa kota ini identik sekalian dengan bau bunga melati. Sebenarnya alasannya cukup nyata, sepanjang penglihatan Kota Soeraandaru Jasmijn banyak tanaman bunga melati, sama seperti nama kota ini. Tapi konon katanya, melati bukanlah yang menjadi poin utamanya, tapi tentang desas desus keluarga Kedhaton memiliki kekuatan mistis. Masyarakat mengatakan hal itu karena setiap Malam Satu Suro, tidak seorang pun diperbolehkan keluar dari rumah apa pun keadaannya. "Cah Ayu, jangan keluar rumah jika mendengar suara telapak kaki kuda di Malam Satu Suro." Main Cast: Karina as Serena Kahiyang Ayu Waskita. Jeno as G.R.M Wasesa Mahadevan Andaru. Romance|Mystery|Fantasy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines