Requiem Vinculum

Requiem Vinculum

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 29, 2025
Moskow, jantung Rusia yang selalu sibuk mendadak senyap. Satu-satunya suara yang di dengar oleh warga hanyalah berita kematian yang datang setiap mereka lengah. Dan pelakunya? Seseorang yang menginginkan seorang tumbal. - "Jangan khawatir padaku, aku tidak mengkhawatirkan mu." Ia menepis tangan itu pelan. "Di dunia ini tidak ada balas budi, jika kau merasa berutang padaku aku akan dengan senang hati menjadi iblis yang mencabut nyawamu." "Aku tidak membalas budi, aku melakukannya karena aku ingin." - "Orang yang berkuasa tidak ditentukan oleh apapun, tidak ditentukan oleh berapa banyak nyawa hilang di tangannya, pun tidak ditentukan oleh seberapa banyak darah yang mengikuti setiap langkahnya. Aku datang dan kau diam, artinya aku berkuasa." - "Dia terkendali, tapi tidak bisa dikendalikan." - Di sini, saudariku, kau tidak akan melihat pembunuhan tragis. Kau akan disuguhi pengorbanan dari seseorang yang seharusnya bahagia. "Si vis pacem para bellum." ··· Kisah ini tumbuh dari imajinasi, tidak nyata, Dan tidak ada sangkut pautnya dengan dunia yang kau tempati. Jika kau melihatnya meski hanya dalam satu kedip, dan merasa tidak bisa meninggalkannya. Maka tunggulah aku, aku tidak pernah benar-benar pergi dari dunia yang ku ciptakan sendiri. Dan untukmu ... kekasih Aksara-ku yang tersayang, aku akan selalu kembali karena aku merindukanmu. Selalu. Terima kasih telah menghidupkan kembali separuh jiwaku yang telah mati.
All Rights Reserved
#2
moskow
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Force to Marry the Devil
  • The Baby Of Valderic
  • Stay with you? Really?
  • Ferrell Harland Natio
  • Heir of 24 Hours
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S3 ON GOING
  • Just A Name
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines