Di bawah kubah emas Dinasti Lian, singgasana tak hanya memerintah tanah - ia mengklaim jiwa. Putra mahkota Li Fang adalah lambang kekuasaan, anggun, tegas, dan diberkahi status yang membuat setiap langkahnya dipantau. Di lorong-lorong belakang istana, di sela-sela tirai dan pelayan, tumbuh pertemanan yang tidak pernah diizinkan: Shen Wei, anak kepala pelayan istana, yang sejak kecil merawat Li Fang ketika dunia sang pangeran harus menahan pukulan, cambukan, dan juga beban sebagai calon raja selanjutnya.
Mereka bertemu pertama kali ketika Li Fang masih remaja-baru saja menerima cambukan atas kesalahan saat latihan-dan Shen Wei yang kecil dengan tangan terampil membantu ibunya mengoleskan salep, menempelkan kain, menghapus darah. Itu bukan cinta pada pandangan pertama; itu ikatan yang dibentuk oleh pengorbanan, oleh kebiasaan pulang ke satu rumah yang menjadi satu-satunya tempat Li Fang merasa aman. Sewaktu dewasa, posisi mereka di istana berjarak jauh: satu menyandang mahkota, satu berada di barisan pelayan, namun aroma, tanda, dan hukum omegaverse tak mengizinkan jarak itu tetap tak berbahaya.
Dalam istana yang dipenuhi ambisi, selubung, dan permainan suksesi, rasa yang terlarang menjadi senjata dan kelemahan. Li Fang belajar memilah kekuasaan dari rasa milik, Shen Wei menimbang harga martabat keluarga dengan hasrat yang membakar. Ketika tanda ikatan muncul - pheromone yang tak terbantahkan, kebutuhan yang tak bisa ditolak - mereka harus memilih, tunduk pada hukum dan tradisi atau menantang Dinasti demi satu ikatan yang dilarang oleh status.
"The Alpha's Forbidden Consort" adalah kisah tentang kepemilikan dan pengkhianatan, pelukan yang menumbuhkan keberanian, dan cinta yang bila dipilih, bisa menghancurkan keseluruhan kerajaaan.
All Rights Reserved