We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sastra Aster

Sastra Aster

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 18, 2026
WpInfo
Poetry
Kumpulan karya sastra seperti Novelet, Cerpen, Puisi atau Quotes. Upload secara random. Genre: !! 𝐒𝐢𝐥𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐣𝐚𝐝𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐫𝐞𝐟𝐞𝐫𝐞𝐧𝐬𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬, 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐃𝐈𝐋𝐀𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐏𝐋𝐀𝐆𝐈𝐀𝐓 !! 𝚆𝚊𝚔𝚝𝚞 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚎𝚛𝚊 𝚍𝚒 𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛 𝚔𝚊𝚛𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚓𝚞𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚛𝚢𝚊 𝚒𝚝𝚞 𝚍𝚒𝚝𝚞𝚕𝚒𝚜.
All Rights Reserved
#74
novelet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • My Wish
  • Semua Memukul (✅)
  • Rembulan Yang Sirna
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • poem
  • အချစ်၏ဟ�န်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)

Aku tidak menulis ini untuk semua orang. Hanya untuk kamu- yang pernah merasa hilang, tapi bahkan tidak tahu ke mana harus pulang. 365 hari. 365 puisi. Tanpa jeda. Awalnya, ini hanya tentang menulis... lalu selesai. Tapi semakin jauh, aku mulai sadar- seperti ada sesuatu yang ikut menulis bersamaku. Sesuatu yang lebih jujur tentang luka daripada yang berani kita akui. Kalau kamu pernah: • tersenyum, tapi kosong • dikelilingi banyak orang, tapi tetap sendiri • atau hidup... tanpa benar-benar merasa hidup hati-hati. Buku ini bisa terasa terlalu dekat. Di dalamnya ada: luka yang tak sempat diberi nama, rindu yang kehilangan alamat, dan doa-doa yang hanya berani hidup dalam diam. Ini bukan sekadar tulisan. Ini jejak. Atau mungkin... pengakuan. Beberapa orang bilang, ada bagian yang terasa seperti ditulis khusus untuk mereka. Kebetulan? Atau... kamu yang memang sedang dipanggil? Mulai dari hari pertama. Kalau tidak ada yang kamu rasakan, kamu bebas pergi. Tapi kalau kamu memilih untuk tetap tinggal- bersiaplah. Karena mungkin, yang perlahan berubah bukan kata-katanya... melainkan kamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines