Story cover for Souta Harem (one shot) by zizytachi20
Souta Harem (one shot)
  • WpView
    MGA BUMASA 87
  • WpVote
    Mga Boto 5
  • WpPart
    Mga Parte 2
  • WpView
    MGA BUMASA 87
  • WpVote
    Mga Boto 5
  • WpPart
    Mga Parte 2
Ongoing, Unang na-publish Nov 29, 2025
Mature
intinya isinya cuma one shot Souta dan genmate nya.

Disclaimer:
semua cerita disini hanya hiburan, tidak ada hubungannya dengan dunia nyata ataupun kehidupan orang-orang yang dimaksud.
All Rights Reserved
Sign up to add Souta Harem (one shot) to your library and receive updates
o
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
𝐑𝐞𝐭𝐚𝐤 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐧𝐭𝐮𝐧 𝐊𝐢𝐭𝐚 𝐏𝐮𝐥𝐚𝐧𝐠 (𝐬𝐨𝐥𝟒𝐜𝐞) Terbit ni ClovieInk_
34 mga parte Kumpleto
NOT BL / BXB -Terbit- Cerita ini diikutsertakan dalam lomba menulis, Jamuan 8 Penerbit LovRinz Bagi Harris Adhyatama Pradipta, rumah bukan sekadar bangunan tempat ia hidup bersama tiga saudaranya-Arion Nathanael Pradipta, Ginandra Elvaro Pradipta, dan Souta Rayhan Pradipta. Rumah adalah suara tawa di pagi hari, bahu untuk bersandar, doa yang lirih, tempat untuk bernaung, dan alasan untuk terus bertahan setelah kepergian orang tua mereka. Namun kehangatan tidak bisa selamanya, dengan perlahan kehangatan itu mulai retak di gantikan oleh dingin yang asing. Pertengkaran kecil berubah menjadi jurang, tawa yang dulu memenuhi dapur kini digantikan hening yang menusuk. Souta pergi tanpa kabar, Arion menyalahkan dirinya sendiri, Gin kehilangan tawanya, dan Harris ... hanya bisa menjaga semuanya sambil menyembunyikan sakit yang makin lama makin menggerogoti tubuhnya. Di tengah rumah yang semakin asing, Harris menjalani perjalanan paling sunyi dalam hidupnya, yaitu mencari kembali arti pulang. Ia menulis doa-doa pendek, surat yang tak pernah terkirim, dan mengingat hari-hari ketika rumah masih penuh cahaya. Hingga suatu pagi, langkah kecil terdengar di depan pintu-dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, rumah itu bernapas lagi. "Retak yang Menuntun Kita Pulang." adalah kisah tentang empat saudara yang hampir kehilangan satu sama lain, tentang retak yang akhirnya kembali disatukan, dan tentang perjalanan seorang anak untuk menemukan rumah impiannya, bukan rumah yang sempurna, tapi rumah yang tetap memilih untuk saling tinggal meski sudah sama-sama terluka.
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 8
𝐑𝐞𝐭𝐚𝐤 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐧𝐭𝐮𝐧 𝐊𝐢𝐭𝐚 𝐏𝐮𝐥𝐚𝐧𝐠 (𝐬𝐨𝐥𝟒𝐜𝐞) Terbit cover
His Smile (End) cover
Abang yang Melindungiku  cover
[Tnf 2] Makam Kaca  | Tokyo noir Familia cover
𝑭𝒂𝒎𝒊𝒍𝒚 - [𝑺𝑶𝑳4𝑪𝑬/𝑬𝑶𝑺] cover
CBD [GinSou] {END} cover
IN ANOTHER LIFE WITH YOU  cover
❝ Amour ❞ ㅡ  #Riongin cover

𝐑𝐞𝐭𝐚𝐤 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐧𝐭𝐮𝐧 𝐊𝐢𝐭𝐚 𝐏𝐮𝐥𝐚𝐧𝐠 (𝐬𝐨𝐥𝟒𝐜𝐞) Terbit

34 mga parte Kumpleto

NOT BL / BXB -Terbit- Cerita ini diikutsertakan dalam lomba menulis, Jamuan 8 Penerbit LovRinz Bagi Harris Adhyatama Pradipta, rumah bukan sekadar bangunan tempat ia hidup bersama tiga saudaranya-Arion Nathanael Pradipta, Ginandra Elvaro Pradipta, dan Souta Rayhan Pradipta. Rumah adalah suara tawa di pagi hari, bahu untuk bersandar, doa yang lirih, tempat untuk bernaung, dan alasan untuk terus bertahan setelah kepergian orang tua mereka. Namun kehangatan tidak bisa selamanya, dengan perlahan kehangatan itu mulai retak di gantikan oleh dingin yang asing. Pertengkaran kecil berubah menjadi jurang, tawa yang dulu memenuhi dapur kini digantikan hening yang menusuk. Souta pergi tanpa kabar, Arion menyalahkan dirinya sendiri, Gin kehilangan tawanya, dan Harris ... hanya bisa menjaga semuanya sambil menyembunyikan sakit yang makin lama makin menggerogoti tubuhnya. Di tengah rumah yang semakin asing, Harris menjalani perjalanan paling sunyi dalam hidupnya, yaitu mencari kembali arti pulang. Ia menulis doa-doa pendek, surat yang tak pernah terkirim, dan mengingat hari-hari ketika rumah masih penuh cahaya. Hingga suatu pagi, langkah kecil terdengar di depan pintu-dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, rumah itu bernapas lagi. "Retak yang Menuntun Kita Pulang." adalah kisah tentang empat saudara yang hampir kehilangan satu sama lain, tentang retak yang akhirnya kembali disatukan, dan tentang perjalanan seorang anak untuk menemukan rumah impiannya, bukan rumah yang sempurna, tapi rumah yang tetap memilih untuk saling tinggal meski sudah sama-sama terluka.