A Dan N

A Dan N

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 29, 2025
Ketua geng tidak pernah menangis. Tapi seorang gadis bisa membuatnya bertekuk lutut. Azian Navarro Al-Asyraf, pemimpin geng the Rebels, terkenal karena ketegasan dan kekejamannya. Dalam dunia gelap yang ia pimpin, hanya kekuatan yang dihormati. Sampai ia bertemu Nadira el-Humairah Az-Zahra , gadis berhijab yang selalu membawa mushaf kecil. Perempuan itu tidak takut padanya-bahkan berani menegur ketika ia berbicara kasar. Untuk pertama kalinya, Azian merasa ditantang... bukan sebagai ketua geng, tapi sebagai laki-laki yang ingin berubah. Dan perubahan adalah perang terbesar dalam hidupnya. Nadira tidak ingin Azian, kecuali jika laki-laki itu memilih Allah lebih dulu. Dan Azian sadar: untuk mendapatkan Nadira, ia harus menundukkan ego, bukan lawan. "Gue bisa ngalahin semua musuh gue... tapi buat menangin hati lo, gue harus ngalahin diri gue sendiri." -Azian Navarro Al-Asyraf- Happy reading 🖤📚
All Rights Reserved
#348
muslim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines