Fate By The Crown

Fate By The Crown

  • WpView
    LECTURAS 265
  • WpVote
    Votos 149
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 11, 2026
Lavender Valency Stelliana putri dari Kerajaan Eville yang terhormat dan terpandang sebagai Kerajaan yang selalu mempunyai prinsip tegas dan pemberani.Prajurit Prajurit yang berasal dari Kerajaan Eville selalu yang paling kuat tidak heran karna seleksi awal disana juga sangat sulit,sampai Gravion Naveen Salvius,pemuda yang berasal dari desa kecil yang berada tidak jauh dari Kerajaan Eville itu lolos seleksi menjadi Ksatria Kerajaan itu.Kehadiran nya di sambut meriah di Kerajaan dan jadi pembicaraan hangat bagi para bangsawan tapi bagi Lavender kehadiran Gravion adalah hal yang biasa saja tidak ada yang special gadis itu juga menyambut nya dengan senyum terpaksa.Tapi ia tidak tau bahwa Gravion lah orang yang akan membawanya dalam dunia bebas
Atribución Creative Commons (CC)
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • NINGRUM
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Almost Married (On Going)
  • Nakula
  • Define the Relationship
  • Kembang Desa
  • EKSKALASI

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido