The Forbidden Room

The Forbidden Room

  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 18, 2025
Rara pindah ke kosan murah setelah gajinya dipotong. Kosan itu sepi, harga sewanya setengah dari tempat lain. Tapi tiap malam jam 02.00 tepat, seseorang mengetuk pintunya sambil menyebut namanya dengan suara berbisik. Awalnya Rara mengira itu tetangga iseng. Tapi suara itu makin jelas... makin dekat... dan mulai memanggil dari dalam kamar. Rara mencoba pergi, tapi kosan itu memiliki aturan yang tidak boleh dilanggar, aturan yang bahkan pemilik kos sendiri tak berani jelaskan. Begitu Rara melanggar satu aturan kecil, ia membuka sesuatu yang seharusnya tetap terkunci. Kamar 2A memanggilnya. Dan ia tidak sendirian di sana.
All Rights Reserved
#992
menegangkan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • TUMBAL PESANTREN
  • Sukma Lara [END]
  • Hah!Dukun?
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg}

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines