Dimana letak keadilan dan kebebasan?

Dimana letak keadilan dan kebebasan?

  • WpView
    LECTURES 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., nov. 30, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Menceritakan tentang seorang lelaki bernama Mika yang mempunyai cara berfikir berbeda bisa dibilang otak memiliki control mendalam sampai-sampai cara berfikirnya terlalu dalam. Yang sepatutnya membantu dia jauh lebih Berguna dri org lain malah menjadi sebaliknya. Membuat dia tahu akan kehidupan sebenarnya tentang kehidupan Dunia. Apa yang Akan terjadi selanjutnya? ©All right reserve
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • REGAN's Crazy Wife (END)
  • BACKSTREET
  • Chana's Transmigrasi
  • Mission
  • Drama di Pintu Kosan
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu