The Blame Game

The Blame Game

  • WpView
    MGA BUMASA 2
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Nov 30, 2025
Anshera, seorang gadis muda yang tumbuh dalam keluarga yang dingin dan penuh kebencian, menemukan sedikit kebahagiaan saat bertemu Pavel. Namun, kebahagiaan itu ternyata palsu belaka. Pavel, dengan pesonanya yang memikat, menjerat Anshera dalam hubungan toxic yang menguras habis dirinya. Terisolasi dari dunia luar dan terus-menerus disalahkan oleh keluarganya, Anshera merasa semakin terpuruk. Satu-satunya harapan Anshera adalah Nirbita, sahabatnya sejak kecil, yang selalu memberikan dukungan dan pengertian tanpa syarat. Bersama Nirbita, Anshera mencoba menemukan kekuatan untuk menghadapi keluarganya dan melepaskan diri dari cengkeraman Pavel. Namun, jalan menuju kebebasan tidaklah mudah. Anshera harus menghadapi trauma masa lalu dan melawan kekuatan manipulasi Pavel yang semakin kuat. Mampukah Anshera memenangkan permainan menyalahkan yang telah lama menghantuinya dan menemukan kebahagiaan yang selama ini ia impikan?
All Rights Reserved
#478
relationship
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • The Time
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman