But I Love You So

But I Love You So

  • WpView
    Reads 7,901
  • WpVote
    Votes 2,144
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 28, 2026
Nara Luminara Azure. Tidak pernah menyangka, berteman dengan alter egonya sendiri akan membawa dampak sebesar ini. Yang awalnya hanya suara kecil di sudut pikirannya, berubah menjadi bayangan kedua yang memandu setiap langkahnya. Dari perasaan yang tidak stabil hingga konflik internal yang makin pelik. Pelan-pelan, batas antara realita dan ilusi mulai kabur. Nara tak tahu mana dirinya yang sebenarnya dan mana dirinya yang lain. Dalam usaha membalas dendam yang ia kira akan memberinya kekuatan, justru Nara diseret masuk lebih dalam ke labirin pikirannya sendiri. Setiap pilihan mematahkan sedikit demi sedikit kewarasannya, seakan semua ini adalah harga yang harus ia bayar demi menemukan jati diri. Untuk menemukan jati dirinya, Nara harus siap kehilangan semua, bahkan bagian dari dirinya yang paling ingin ia selamatkan. ⚠️Cerita ini lahir dari imajinasi penulis. Bila ada kemiripan karakter, latar, alur, itu bukanlah kesengajaan. Jangan menyalin atau mendistribusikan karya ini tanpa izin. >>just full of ~Ariel Noah~ songs🎙️ © But I Love You So | By: Andi Tndri Pada
All Rights Reserved
#980
flashback
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines