RASÁSTRA: THE AWAKENING

RASÁSTRA: THE AWAKENING

  • WpView
    LECTURAS 160
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, dic 30, 2025
​Di dunia di mana perasaan adalah senjata, ketiadaan rasa adalah ancaman terbesar. ​Ratusan tahun telah berlalu sejak "Retakan Besar" menghancurkan logika dan melahirkan hukum alam baru. Di Eon, teknologi mesin telah mati, digantikan oleh Resonansi-sebuah kekuatan di mana badai dipicu oleh amarah dan bumi bergerak karena ketenangan jiwa. ​Di tengah hutan purba Suvarna yang agresif, Abyan terbangun dari tidur panjang. ​Dia adalah anomali. Di saat manusia baru harus berdarah dan menangis untuk meminjam kekuatan alam, alam justru menyingkir ketakutan di hadapan Abyan. Dia tidak memiliki Resonansi. Dia tidak memiliki gema. Dia adalah lubang hitam dalam tatanan dunia yang penuh warna. ​Bagi nya, dunia ini tidak logis. Bagi dunia, dia adalah teror. ​Ketika kehadirannya mulai memancing perhatian kekuatan besar dari berbagai tempat dan membangkitkan monster-monster yang seharusnya tetap tidur, ia harus memilih: Bersembunyi sebagai manusia biasa yang tak berdaya, atau memeluk identitasnya sebagai "Titik Nol"-meski itu berarti menjadi musuh dari dunia yang ia coba selamatkan.
Todos los derechos reservados
#87
dystopian
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Etiology of Dissociation || Jayhoon
  • Detektif Kriminal Negara Tahun 1990 (Part 1)
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Murid Sialan
  • I Am In Novel?!!
  • Transmigrasi Cepat: Teratai Putih Kembali Populer
  • Male lead Antagonist
  • Sorry Mr. Husband (END)

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido