DISHARMONI

DISHARMONI

  • WpView
    LECTURAS 41
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 1, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
- Ketika rumah berubah menjadi medan perang. Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman, tempat di mana seorang anak bisa bernafas tanpa rasa takut. Namun ketika rumah berubah menjadi medan perang, kehangatan retak menjadi serpihan yang menusuk setiap langkah. Dinding-dinding yang dulu menyimpan tawa kini menggema dengan bentakan, dan lantai yang dulu menjadi tempat bermain berubah menjadi ruang tempat ia belajar membaca tanda-tanda amarah. Semua luka yang datang tidak pernah ia minta, tetapi tetap menempel, menua bersamanya, mengajarinya cara bertahan sebelum ia sempat belajar bagaimana seharusnya dicintai. Setiap hari terasa seperti menunggu badai berikutnya-tak ada kepastian kapan suara akan meninggi atau tangan akan mengayun. Di balik pintu kamar yang rapuh, ia mencoba mengecilkan dirinya, berharap amarah tidak menemukan jalan masuk. Namun tetap saja, suara itu menembus seperti peluru, "Kalau kau tidak mau menurut, untuk apa aku membesarkanmu?" Kalimat itu menancap lebih dalam daripada luka yang terlihat, seolah keberadaannya harus dibenarkan dengan kepatuhan mutlak. Dan di sanalah ia tumbuh - bukan dari cinta, tetapi dari rasa sakit yang tak pernah ia pilih.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido