Promise of Marriage

Promise of Marriage

  • WpView
    Reads 343
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Life goes on. Harusnya dengan mudah kenangan-kenangan itu bisa terhapus oleh waktu. Tapi bagaimana caranya menghapus masa lalu jika di sanalah hatinya ditinggalkan. Alinea Saraswati. Perempuan cantik ini sama sekali tidak menyangka hubungannya dengan Raka Atmawijaya berlanjut sampai ke jenjang pertunangan. Padahal tidak ada cinta di sana. Lalu bisakah mereka bertahan mengatasi kisah cinta yang bergelombang ini?
All Rights Reserved
#13
kumala
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Aleksa (aletta&raksa) [END]
  • Kembali Bersamamu (END)
  • Noer Sutinah : Bulan
  • Semesta untuk KANARAKA
  • Yang Tak Bisa Dimiliki
  • Ataxaria [ completed]
  • Di Antara Pengaruh dan Perasaan

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines