My Existence Was A Scandal

My Existence Was A Scandal

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 8, 2025
Ibu pernah berkata pernikahan kontrak itu sangatlah hina. "Apa maksudnya mendapatkan gelar istri lalu menjadi janda setelah kontrak habis!" Saat itu, aku setuju dengannya. Namun, Ibu, dunia bukan milik kita lagi. "Aku hanya membutuhkan seorang pewaris, tidak lebih." Begitu katanya Aku menyetujuinya dengan mudah. "Kekuasaan sebagai Nyonya Panglima Tertinggi Militer, aku harap Panglima tidak akan melanggar janjinya." Seharusnya, setelah aku melahirkan dan mendapatkan balas dendam yang aku inginkan, kontrak selesai. Aku pergi. Dan hubunganku dengannya, berakhir. Sayangnya, hidupku bahkan bukan milikku lagi. "Lily, aku sudah mengukir diriku di dalam tubuhmu. Bahkan maut tidak dapat memisahkan kita," katanya dengan begitu angkuh. Panglima, kalau begitu maumu, maka jadilah begitu. Memalsukan kematianku bersama dengan kekacauan istana, aku mendapatkan kembali hidupku bersama dengan identitas baru. Lima tahun kemudian, seorang anak muncul di depan tempatku mengajar, dan memintaku mengajarinya cara mengeja nama ibunya. Kejutanku bukan berasal dari betapa mudahnya nama itu dieja... tetapi fakta bahwa namanya begitu familiar di telinga. Lily. Namaku. [ end of the summary ] this story content with a rated 20+, dark romance, political thingy, some may be explicit content ditulis untuk bersenang-senang. bagi yang masih dibawah batasan usia, saya memperingatkan dari sini: jangan. baca. buku. ini. update setiap malam minggu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines