Ibu pernah berkata pernikahan kontrak itu sangatlah hina. "Apa maksudnya mendapatkan gelar istri lalu menjadi janda setelah kontrak habis!"
Saat itu, aku setuju dengannya.
Namun, Ibu, dunia bukan milik kita lagi.
"Aku hanya membutuhkan seorang pewaris, tidak lebih." Begitu katanya
Aku menyetujuinya dengan mudah.
"Kekuasaan sebagai Nyonya Panglima Tertinggi Militer, aku harap Panglima tidak akan melanggar janjinya."
Seharusnya, setelah aku melahirkan dan mendapatkan balas dendam yang aku inginkan, kontrak selesai. Aku pergi. Dan hubunganku dengannya, berakhir.
Sayangnya, hidupku bahkan bukan milikku lagi.
"Lily, aku sudah mengukir diriku di dalam tubuhmu. Bahkan maut tidak dapat memisahkan kita," katanya dengan begitu angkuh.
Panglima, kalau begitu maumu, maka jadilah begitu.
Memalsukan kematianku bersama dengan kekacauan istana, aku mendapatkan kembali hidupku bersama dengan identitas baru.
Lima tahun kemudian, seorang anak muncul di depan tempatku mengajar, dan memintaku mengajarinya cara mengeja nama ibunya.
Kejutanku bukan berasal dari betapa mudahnya nama itu dieja... tetapi fakta bahwa namanya begitu familiar di telinga.
Lily.
Namaku.
[ end of the summary ]
this story content with a rated 20+, dark romance, political thingy, some may be explicit content
ditulis untuk bersenang-senang. bagi yang masih dibawah batasan usia, saya memperingatkan dari sini: jangan. baca. buku. ini.
update setiap malam minggu.
All Rights Reserved