23 partes Continúa ## BLURB
El tidak pernah membayangkan dirinya akan berdiri di sebuah ruang workshop yang penuh bean bag, lampu hangat, dan aroma cat akrilik yang samar-apalagi bersama Leya, bintang baru yang cerah seperti lampu panggung yang selalu membuatnya salah fokus.
Sebagai aktor pendatang yang lebih nyaman berdialog dengan pikirannya sendiri, El terbiasa menjaga jarak. Tapi proyek film ini menuntut sesuatu yang lain: kejujuran. Coach akting memaksa mereka membuka diri melalui latihan menatap, mengulang kata-kata sederhana, dan berbagi memori personal yang terlalu dekat untuk terasa aman.
Leya-riang, spontan, tanpa filter-adalah kebalikan El. Namun di balik tawanya, ia selalu menunggu sampai El selesai bicara. Selalu memperhatikan tanpa menghakimi. Selalu ada ketika El mulai panik dan lupa dialog. Perhatian-perhatian kecil itulah yang perlahan membuat batas nyaman El goyah.
Dan ketika sebuah latihan mengharuskan mereka berdiri hanya beberapa inci, saling menatap begitu dekat hingga napas mereka tercampur... El sadar sesuatu telah berubah. Bukan pada naskah. Tapi pada dirinya sendiri.
Antara adegan dan kenyataan, keduanya mulai kehilangan garis pembatas-dan perlahan menemukan sesuatu yang tidak pernah mereka cari.
---
## DISCLAIMER
Cerita ini adalah karya fiksi. Nama, karakter, tempat, dan kejadian yang muncul di dalamnya hanyalah hasil imajinasi penulis. Jika terdapat kesamaan dengan nama, lokasi, atau peristiwa di dunia nyata, hal tersebut murni kebetulan dan tidak disengaja.
Cerita ini merupakan fanfiction yang dibuat untuk hiburan semata.
Copyright 2025