bisikan senja di kota Bogor

bisikan senja di kota Bogor

  • WpView
    OKUNANLAR 27
  • WpVote
    Oylar 1
  • WpPart
    Bölümler 4
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Per, Ara 18, 2025
Di sebuah sekolah negeri ternama di Kota Bogor, dua siswa dari keluarga terpandang menarik perhatian semua orang. Nathaniel Finn Aditya Collins, pewaris muda keluarga Collins keluarga yang dikenal sebagai pengusaha besar namun diam-diam memiliki jaringan mafia yang kuat; dan Isabella Senjana Rosemarie, gadis lembut dari keluarga terpandang yang hidup dalam kehangatan dan kasih sayang. Meski berasal dari dunia yang sangat berbeda, takdir mempertemukan mereka pada suatu sore bersenja di halaman sekolah, ketika rintik hujan dan cahaya jingga membuat pertemuan itu terasa seperti awal dari sesuatu yang tidak biasa. Nathan, yang dingin, penuh misteri, dan menyimpan luka masa kecil, perlahan luluh dengan kehadiran Isabella yang hangat, tulus, dan penuh kebaikan. Keduanya menjadi dekat terlalu dekat, hingga rahasia yang selama ini Nathan sembunyikan mulai menuntut untuk terungkap. Isabella menjadi cahaya dalam hidup Nathan, sementara Nathan menjadi dunia baru yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Namun bayang-bayang gelap keluarga Collins tidak tinggal diam. Ketika hubungan mereka semakin kuat, bahaya pun semakin dekat. Konflik keluarga, persaingan antar kelompok mafia, dan ancaman yang mengintai dari balik tirai Kota Bogor memasukkan mereka ke dalam pusaran pilihan yang mustahil. Dalam setiap senja yang jatuh di kota hujan itu, bisikan cinta dan ketakutan menyatu menjadi satu. Hingga pada akhirnya, cinta mereka harus berhadapan dengan kenyataan pahit yang tidak bisa mereka hindari. Sebuah keputusan besar harus diambil, dan tidak semua hati bisa selamat. Bisikan Senja di Kota Bogor adalah kisah cinta yang hangat namun tragis, tentang dua hati yang dipertemukan takdir tetapi dipisahkan oleh dunia yang terlalu kejam. Akhirnya, senja terakhir mereka menjadi bisikan paling menyakitkan yang tak pernah benar-benar hilang dari ingatan kota Bogor.
Tüm hakları saklıdır
#79
romancedrama
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi