Malaikat Kecil Ku

Malaikat Kecil Ku

  • WpView
    Reads 22,128
  • WpVote
    Votes 2,182
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2026
Sen wenlang dan huayong adalah pasangan suami istri sudah 4 mereka menikah tapi belum da karuniai momongan. Hingga suatu hari wenlang menolong seorang anak kecil berumur 4 tahun bernama rui, yang membuat wenlang ingin menjadikan rui anak nya. Akankah huoayong mengizinkan atau tidak?
All Rights Reserved
#30
hualang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lady Mafia [TERBIT]
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Pernikahan di Balik Mahkota [END]
  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul
  • A Family of Villains
  • Transmigration of Lady Antagonist
  • ATEYA
  • Transmigration : children of a tyrannical emperor (BL)
  • Sera, in Another Beginning
  • Ibu Antagonis (21+) Lovable Son

Mati karena tersedak Boba? Sungguh itu cara yang memalukan bagi Zora, pembunuh bayaran profesional dari organisasi 'Crimson Viper'. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Rosalind von Astley-seorang putri Duke yang cantik, manja, dan sedang berada di ambang kebangkrutan karena hobi belanjanya yang gila. Rosalind dibenci semua orang, termasuk tunangannya sendiri, Grand Duke Samuel von Valerius, sang "Dinding Besi" yang dingin dan kejam. Zora hanya ingin satu hal: Hidup malas, mewah, dan pensiun dengan tenang. Tapi rencana itu berantakan saat Samuel mulai mencurigai perubahan "calon istrinya". mengapa gadis manja yang biasanya menangis histeris, sekarang bisa menumbangkan pembunuh bayaran. "kau bilang kau hanya suka uang, Rosalind. tapi kenapa saat kau memegang senjata, matamu terlihat lebih hidup daripada saat melihat tumpukan emas?" Bagi Zora, cinta itu mahal. tapi nyawa musuh? Harganya hanya sepuluh ribu koin emas per kepala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines