don't judge by cover

don't judge by cover

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 2, 2025
Banyak orang yang bilang beauty privilage itu ngga penting,tapi di dunia yang luas ini setinya orang orang yang mempunyai fisik yang kurang di harapkan akan tetap jadi yang paling kalah,mau se berusaha apapun itu,dan banyak orang yang menjadikan fisik sebagai sebuah candaan yang sebenarnya itu sangat tidak pantas dilontarkan banyak orang di dunia ini yang mengalami berbagai macam penyakit mental yang timbul karena ulah orang orang yang tidak bertanggung jawab,jadi kisah ini akan menceritakan sebuah perjalanan seorang gadis yang bernama naifa yulistia yang mempunyai kisah hidup yang cukup menyediakan di masa sekolahnya karna kurangnya beauty privilage
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines