Cerita ini mengandung deskripsi eksplisit tentang bullying fisik & verbal, percobaan bunuh diri, kekerasan, darah, trauma berat, dan psychological horror. Jika kamu sedang dalam kondisi mental yang rapuh, mohon pertimbangkan untuk tidak melanjutkan.
Di SMA Harapan Bangsa, semua orang tahu Reyhan Pratama cuma "si culun" yang selalu jadi bahan ketawa.
Tas bolong, kacamata tebal, nilai pas-pasan, dan selalu tersenyum meski kepalanya disiram air comberan.
Tapi di balik senyum culun itu, ada buku catatan kecil berisi daftar nama dan "metode".
Ada laptop butut yang layarnya retak, penuh file-file rahasia yang bisa menghancurkan hidup seseorang dalam semalam.
Ada tiga orang yang memutuskan untuk tidak lagi jadi korban: Reyhan, Haikal, dan Bayu.
Mereka menyebut diri mereka Shadow Score.
Mereka bergerak di bayangan.
Dan target pertama mereka adalah Guru BK yang selalu bilang,
"Bullying itu biasa aja, nanti juga kuat sendiri."
Tapi ketika balas dendam mulai berjalan, mereka sadar satu hal:
monster yang mereka lawan bukan manusia biasa.
Dan monster itu sudah menunggu salah satu dari mereka untuk menjadi penerusnya.
Karena di SMA Harapan Bangsa,
skor tidak pernah nol.
Dan siklus tidak pernah putus.