Caught in Your Gravity

Caught in Your Gravity

  • WpView
    Reads 225
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 13, 2025
Active job seeker disematkan kepada Falsa Dinari Yusel. Bukan hal aneh bila ada saja orang yang masih aktif bekerja di tempat saat ini, seraya tetap mencari pekerjaan di tempat lain. Bukan karena kenyamanan lingkup kerja yang membuatnya harus selalu mengecek Jaya Jobs. Realistis saja, ini semua karena gaji. Maka, di saat itu pula, ia semakin rajin menyodorkan daftar riwayat hidupnya ke job portal tersebut. Pada suatu hari yang tak pernah diterka, ia melihat wajah Hamdiar Agaa Tedoratma untuk kali pertama. Seorang pria yang membantu ibunya membuka usaha nasi daun jeruk di dekat rumah Falsa. Berikut dengan kejadian selanjutnya ketika ia harus berakhir duduk di hadapan Hamdi, sebab pria itu akan mewawancarai dirinya perihal pekerjaan dari Jaya Jobs.
All Rights Reserved
#756
officeromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines